Komitmen dalam Pembangunan Zona Integritas, Puskesmas Kutowinangun Lakukan Monitoring dan Evaluasi
Komitmen dalam Pembangunan Zona Integritas, Puskesmas Kutowinangun Lakukan Monitoring dan Evaluasi
KUTOWINANGUN – Puskesmas Kutowinangun secara aktif terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga integritas institusi. Pada hari Kamis, 20 November 2025, bertempat di Aula Puskesmas Kutowinangun, seluruh Tim Pembangunan Zona Integritas dan seluruh karyawan Puskesmas Kutowinangun menghadiri rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).
Dalam melakukan Pembangunan Zona Integritas, Puskesmas Kutowinangun telah membentuk tim kerja yang terbagi menjadi 6 tim diantaranya yaitu tim 1 manajemen perubahan, tim 2 penataan tatalaksana, tim 3 penataan manajemen sumber daya, tim 4 penguatan akuntabilitas kinerja, tim 5 penguatan pengawasan, dan tim 6 peningkatan kualitas pelayanan publik. Kegiatan monev ini merupakan salah satu tugas tim 1 yang bertujuan untuk memastikan rencana kerja pembangunan zona integritas dari tim 1 sampai 6 direalisasikan sesuai rencana.
Penekanan yang disoroti dalam monev kali ini yaitu terkait Penataan Tatalaksana. Penggunaan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) bertujuan untuk meningkatkan efektifitas, transparansi, akuntabilitas kinerja institusi. Berbagai teknologi informasi dan komunikasi digunakan untuk mengoptimalkan pelayanan baik yang dikembangkan oleh pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat. Terdapat 53 aplikasi yang digunakan dalam pelayanan di Puskesmas Kutowinangun. Sebanyak 2 aplikasi telah dinonaktifkan oleh pemerintah dan saat ini sudah tidak digunakan lagi. Terdapat beberapa aplikasi unggulan, salah satu diantaranya yaitu Simkes yang merupakan aplikasi Rekan Medis Elektronik (RME) Puskesmas yang dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Terdapat 6 platform yang digunakan untuk menyampaikan transparansi informasi pelayanan publik Puskesmas Kutowinangun diantaranya website, instagram, X, facebook, youtube, dan tiktok juga terus dilakukan evaluasi. Terdapat 2 media sosial yang sudah 2 bulan terakhir ini tidak ada pembaharuan yaitu Youtube dan Tiktok. Tindak lanjutnya yaitu setiap platform media sosial harus selalu aktif dan memberikan informasi terkini terkait pelayanan di Puskesmas Kutowinangun.
Kegiatan ini menegaskan kembali komitmen seluruh jajaran Puskesmas Kutowinangun untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan profesional demi memberikan pelayanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat.
