Topi Ketawa Berdampak Dalam Peningkatan Capaian SPM Pelayanan ODGJ Berat
Topi Ketawa Berdampak Dalam Peningkatan Capaian SPM Pelayanan ODGJ Berat
Puskesmas Kutowinangun kembali melaksanakan kegiatan inovatif bertajuk Topi Ketawa (Ketok Pintu Untuk Kesehatan Jiwa) pada Jumat, 28 November 2025 dan Sabtu, 29 November 2025. Program ini pertama kali diinisiasi pada November 2022 sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan jiwa bagi penderita ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) berat. Latar belakang kegiatan ini berawal dari capaian pelayanan pada tahun 2021 yang masih rendah, yaitu hanya 64 persen. Sejak adanya inovasi Topi Ketawa, pelayanan bagi ODGJ berat meningkat pesat hingga mencapai 100 persen pada periode 2022 hingga 2024.
Kegiatan ini dilakukan melalui kunjungan rumah langsung kepada penderita ODGJ berat. Petugas kesehatan bersama kader kesehatan turun ke lapangan untuk memastikan setiap penderita mendapatkan pelayanan sesuai standar. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga melibatkan lintas sektor seperti tokoh masyarakat, perangkat desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Kehadiran berbagai pihak ini memperkuat dukungan sosial sehingga pelayanan kesehatan jiwa dapat berjalan lebih optimal.
Melalui inovasi Topi Ketawa, Puskesmas Kutowinangun berharap seluruh penderita ODGJ berat dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak dan berkesinambungan. Selain itu, keluarga juga diharapkan semakin memahami faktor pencetus gangguan jiwa serta bentuk dukungan yang penting diberikan. Dengan pemahaman yang lebih baik, keluarga dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup anggota keluarga yang mengalami ODGJ berat.
