Puskesmas Kutowinangun Presentasikan Inovasi "CATIN SEHATI MENDULANG EMAS" dalam Ajang AIDA Kabupaten Kebumen 2026
Puskesmas Kutowinangun Presentasikan Inovasi "CATIN SEHATI MENDULANG EMAS" dalam Ajang AIDA Kabupaten Kebumen 2026
Puskesmas Kutowinangun mempresentasikan inovasi unggulannya, "CATIN SEHATI MENDULANG EMAS”, dalam ajang 10 Finalis Apresiasi Inovasi Daerah (AIDA) Kabupaten Kebumen Tahun 2026 pada Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bhinneka Tunggal Ika, Bapperida Kabupaten Kebumen.
Inovasi ini berfokus pada peningkatan kesiapan kesehatan calon pengantin melalui skrining kesehatan terpadu dan pelaksanaan Sekolah Calon Pengantin (Catin). Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor bersama Kantor Urusan Agama (KUA) dan Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Kutowinangun.
Melalui inovasi ini, Puskesmas Kutowinangun berupaya meningkatkan pemahaman calon pengantin mengenai pentingnya perencanaan kesehatan sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pencegahan kematian ibu dan bayi serta menekan angka stunting guna mewujudkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas di Kabupaten Kebumen.
Dalam proses penilaian, tim juri dan pembahas terdiri atas Asisten II, Rektor Universitas Putra Bangsa (UBP), dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kebumen. Sementara itu, turut melibatkan juga perwakilan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah serta Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO).
Sejumlah masukan disampaikan sebagai bahan pengembangan inovasi ke depan. Salah satunya adalah perlunya memperluas jangkauan penerima manfaat, khususnya melalui kegiatan Sekolah Calon Pengantin, agar semakin banyak pasangan yang memperoleh edukasi dan pendampingan kesehatan sebelum menikah.
Selain itu, ada pula masukan mengenai pentingnya penambahan materi kesehatan finansial dalam kurikulum Sekolah Calon Pengantin. Materi tersebut diharapkan dapat membekali calon pengantin dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan keluarga sebagai salah satu aspek dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang sehat dan sejahtera.
Aspek keberlanjutan inovasi juga menjadi perhatian dalam pembahasan. Dukungan kebijakan di tingkat Kabupaten Kebumen, antara lain melalui penyusunan Surat Keputusan Bersama (SKB), dinilai perlu dipertimbangkan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memastikan keberlangsungan program.
Partisipasi Puskesmas Kutowinangun dalam ajang AIDA Kabupaten Kebumen 2026 menjadi salah satu upaya untuk mendorong pengembangan inovasi pelayanan kesehatan yang berdampak bagi masyarakat. Melalui evaluasi dan masukan dari para juri, inovasi “CATIN SEHATI MENDULANG EMAS” diharapkan dapat terus disempurnakan dan menjangkau lebih banyak calon pengantin.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, Puskesmas Kutowinangun berharap inovasi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan keluarga sehat serta generasi penerus yang unggul di Kabupaten Kebumen.
